Pengertian Limbah

By | Maret 4, 2016

Limbah adalah bahan yang tidak diinginkan atau tidak dapat digunakan. Limbah adalah substansi yang dibuang setelah penggunaan utama, atau tidak berharga, rusak dan tidak ada gunanya. Menurut United Nations Environment Program menurut Basel Convention limbah adalah limbah adalah zat atau benda, yang dibuang atau dimaksudkan untuk dibuang atau diwajibkan untuk dibuang oleh ketentuan hukum nasional (wikipedia.org).

Jenis-jenis Limbah
Limbah berdasarkan sistem pengelolaan sampah modern
Ada banyak jenis limbah yang didefinisikan oleh sistem modern pengelolaan sampah, diantaranya adalah:
1. Sampah kota, termasuk limbah rumah tangga, limbah komersial, dan limbah pembongkaran,
2. Limbah berbahaya termasuk limbah industri,
3. Limbah biomedis termasuk limbah klinis, dan
4. Limbah berbahaya khusus termasuk limbah radioaktif, limbah peledak, dan limbah elektronik (ewaste).

Limbah berdasarkan karakteristikanya
Yang dimaksud karekteristiknya di sini adalah sifat fisik limbah. Berdasarkan kategori ini limbah dikelompokkan menjadi:
1. Limbah cair. Limbah cair adalah limbah yang sifat fisiknya cair. Limbah ini kandungan airnya lebih besar. Adapun zat kimia berbahayanya ada di dalamnya. Limbah ini biasanya dihasilkan dari pabrik yang menggunakan air dengan volume yang besar dalam sistem prosesnya. Selain dalam prosesnya yang melibatkan air bisa jadi pula limbah cair dihasilkan dari pengolahan yang bahan bakunya adalah air itu sendiri. Air terikut dalam proses pengolahan kemudian dibuang misalnya ketika dipergunakan untuk pencuci suatu bahan sebelum diproses lanjut. Air ditambah bahan kimia tertentu kemudian diproses dan setelah itu dibuang. Semua jenis perlakuan ini mengakibatkan buangan air.
2. Limbah padat. Limbah padat adalah hasil buangan industri berupa padatan, lumpur, bubur yang berasal dari sisa proses pengolahan. Limbah ini dapat dikategorikan menjadi dua bagian, yaitu limbah padat yaitu dapat didaur ulang, seperti plastik, tekstil, potongan logam dan kedua limbah padat yang tidak punya nilai ekonomis. Sampah domestik atau sampah rumah tangga juga memberikan kontribusi besar dalam menghasilkan sampah jenis ini. Sisa makanan, kantong plastik, popok bayi, plastik bekas botol minuman, kaleng, dll.
3. Limbah gas dan partikel. Limbah gas adalah limbah yang bersifat gas. Misalnya uap, asap hasil pembakaran, atau gas hasil dari proses produksi atau gas yang lepas dalam proses produksi. Partikel sendiri adalah zat kecil yang terkandung dalam udara yang dilepaskan pada limbah tersebut. Limbah jenis inilah yang kita sebut dengan polusi udara. Limbah ini banyak dihasilkan pabrik yang melibatkan pembakaran dalam proses/aktivitas industrinya dan kendaraan bermotor. []

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *